Sedang bagian Head trdirir dari dokumen-dokumen serta informasi-informasi lainnya.
Secara umum, suatu HTML memiliki kode HTML sebagai berikut :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
-BAGIAN JUDUL-
</TITLE>
<HEAD>
<BODY>
-BAGIAN BODY DISINI-
</BODY>
</HEAD>
Nah, sudah jelas bukan?
Ok, sekarang kita akan lanjut untuk membahas masing-masing tag yang dipakai dalam kode HTML.
HEAD
tag <HEAD> berisi semua informasi yang terkandung dalam kepala dokumen. Informasi ini tidak akan ditamilkan dalam saat browser dijalankan.
Dalam HEAD terdapat tag-tag yang di dalamnya bisa terdiri dari:
<TITLE>
Tag <TITLE>berfungsi memberikan judul pada dokumenyang nantinya akan ditampilkan di browser.
<META>
digunakan untuk memberikan informasi tentang isi dari suatu halaman web yang akan ditampilakn oleh pengunjung.
format penulisannya:
<META atribut1="value" atribut2="...">
Atribut atribut yang ada di dalmnya antara lain :
CONTENT="..." (UNTUK MEMBERIKAN HARGA RESPON ARI PROPERTI)
HTTP-EQUIV="..."(UNTUK MENUNJUKKAN PROPERTI DARI ELEMEN)
NAME="..." (UNTUK MEMBERIKAN KETERANGAN TAMBAHAN DARI ELEMEN)
URL="..." (UNTUK MENUNJUKKAN ALAMAT TARGET DOKUMEN DARI SEBUAH PROPERTI)
Dari atribut-atribut diatas, kita harus mengisikan value pada atribut tersebut agar proram dapat berjalan.
Adapun value yang bisa dipakai adalah sebai berikut :
abstract (untuk mendeskripsikan suatu abstraksi rngkas suatu website)
author ( untuk mendefinisikan nama pembuat dokumen)
copyright ( untuk mendefinisikan informasi tentang copyright(hak cipta)dari dokumen HTML
description ( untuk memberikan informasi umum tentang isi halaman website anda.
distribution ( untuk mendefinisikan level dari distribusi dokumen yang ada)
expires (untuk mendeklarasikan kepada search engine kapan isi situs web akan kadaluarsa)
keywoards ( untuk memberikan beberapa kata kunci yang mewakili isi situs )
language ( untuk mendefinisikan bahasa yang digunakan pada halaman web)
revist ( untuk mendefinisikan berapa hari search engine harus mengunjungi kembali halaman website anda)
refresh ( untuk mendefinisikan tiap berapaa detik halaman web harus direfresh)
Sebagai contoh penggunaan tag meta diatas adalah sebagai berikut :
<META HTTP-EQUIV="refresh" content=3>
0 komentar: