Mulai dari handuk basah, lemari es, mesin cuci, hingga tempat tidur adalah lokasi favorit kuman.
Tak hanya di tempat-tempat yang jelas-jelas berbau dan kotor, seperti
tempat sampah dan jamban, yang menjadi lokasi tempat tinggal serta
berkembangnya kuman-kuman di rumah. Ada beberapa lokasi lain yang
menjadi tempat terfavorit kuman untuk membuat penyakit serta bau-bau tak
sedap.
1. Handuk yang sudah digunakan
"Saya selalu mengingatkan pasien saya, meski kelihatannya tak berbahaya,
tetapi berbagi handuk yang sama antara anggota keluarga adalah hal yang
berbahaya bagi kesehatan. Berbagai infeksi yang resisten terhadap
antibiotik bisa menular akibat berbagi handuk. Disarankan pula untuk
sering-sering mengganti handuk tangan di dekat wastafel," kata Susan C
Taylor, editor situs kesehatan BeWell.com.
2. Mesin cuci
Menurut Charles P Gerba dari University of Arizona Department of Soil,
Water, and Environmental Science, mesin cuci bisa jadi tempat
berkembangnya kuman.
"Kebanyakan orang akan menggunakan air bertemperatur rendah saat mencuci
baju yang rata-rata menghabiskan waktu 12 menit. Ini adalah tempat
ideal untuk bertumbuhnya kuman. Disarankan, untuk mencoba sesekali
mencuci baju dengan air hangat. Busana yang paling parah mengandung
kuman adalah pakaian dalam. Cuci jenis pakaian ini secara terpisah, lalu
bersihkan mesin dengan pemutih, kalau tidak, kuman-kuman dari pakaian
dalam akan menulari pakaian berikutnya yang akan dicuci," kata Gerba.
3. Keyboard komputer
Dikatakan dr Gerba, keyboard menyimpan kuman 200 kali lebih banyak
ketimbang tempat duduk kakus. Alasannya, "Tak ada yang rutin
membersihkan keyboard dengan disinfektan. Semakin sering digunakan,
makin banyak kuman yang ada di keyboard," kata dr Gerba.
4. Karpet
Karpet secara rata-rata menyimpan 200 ribu partikel bakteri per inci
persegi. Riset yang dilakukan dr Gerba bahkan menemukan, karpet di
kebanyakan rumah mengandung kuman dengan jumlah 4 ribu kali lebih banyak
dari tempat duduk toilet.
5. Tempat tidur
Pakar kuman dari New York University Medical Center dan pengarang buku
The Secret Life of Germs, Philip Tierno mengatakan, tempat tidur adalah
tempat banyak aktivitas; tidur, berhubungan seks, makan, menyusui anak,
memeluk anak sakit, ganti popok, juga berbaring saat sakit. Karenanya,
tempat tidur adalah tempat paling memungkinkan untuk kuman bertumbuh
kembang. Sarannya, pastikan untuk mencuci seprai tempat tidur dengan air
panas setidaknya seminggu sekali.
6. Tempat penyimpanan garam dan lada
Menurut studi University of Virginia, tempat penyimpanan lada dan garam
adalah lokasi berkembangnya kuman, karena kedua benda ini juga sering
digunakan, termasuk orang sakit.
7. Bak berendam mandi
Studi mengatakan, bak mandi untuk berendam mengandung bakteri stapphylococcus di setidaknya 26 persen bak yang dites.
8. Kursi buang air untuk anak-anak
Riset mengatakan, kursi buang air anak-anak adalah salah satu tempat
paling berkuman di rumah. Parahnya lagi, anak-anak dan orangtua sering
menularkan kuman dan bakteri dari kursi itu ke lokasi lain. Pastikan
untuk selalu mencuci tangan setelah membantu anak buang air di kursi
ini. Selalu bersihkan kursi itu dengan disinfektan.
9. Lemari es
Lemari es adalah tempat menyimpan ayam, daging, yoghurt, dan sebagainya.
Cairan-cairan dari bahan makanan mentah bisa saja bocor dan menulari
makanan lain. Sebaiknya bersihkan lemari es setiap minggu dan sekali
sebulan untuk pembersihan total.

0 komentar: